PORKAB II Bojonegoro Resmi Ditutup
- Minggu, 12 Juli 2026
- Penutupan PORKAB PORKAB PORKAB BOJONEGORO
- Administrator
- 0 komentar
"Didalam olahraga bukan hanya persaingan, gengsi atau Prestasi tapi ada yang lebih tinggi yaitu kebersamaan dan solidaritas," Kata Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat memberikan sambutan dalam penutupan Porkab II Bojonegoro Tahun 2026 di pendapa Malowopati Pemkab Bojonegoro Jum'at malam (10/07/26). Atas terlaksananya Porkab II ini dia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Koordinator Olahraga Kecamatan atau KOK dengan dukungan Camat masing-masing.
Mengenai Kecamatan Kota Bojonegoro yang menjadi juara umum dia menjelaskan untuk perolehan kota masih kurang banyak. Sebab lanjut dia kota memiliki fasilitas yang lengkap dibanding kecamatan lain. "Catatan untuk wilayah sekitar Tambakrejo yang punya fasilitas cukup kalau medalinya masih minim seperti Ngambon dan Purwosari harus berbenah," imbuhnya.
Sementara itu kepala Dinas Kepemudaan dan olahraga Nanang Arif saat memberikan laporan menyatakan bahwa Porkab yang digelar di Bojonegoro ini melibatkan peserta dari Kecamatan. Dan di Jawa Timur Bojonegoro menjadi satu diantara dua atau tiga Kabupaten/kota yang menggelar. "Kebanyakan Porkab wilayah lain antar Klub," tegasnya.
Dia juga menjelaskan perolehan medali lebih merata dibanding Porkab I Tahun 2024. Bahkan di Porkab 2024 lalu ada tiga Kecamatan yang tidak dapat medali sama sekali yaitu Margomulyo, Gondang dan Temayang. " Namun di Porkab sekarang tinggal kecamatan Margomulyo yang belum bisa pecah telur," jelasnya.
Sementara itu penutupan Porkab di lakukan dengan penyerahan Piala Bergilir Porkab Kepada Kecamagan Kota dari Bupati Bojonegoro Setyo Wahono kepada Camat Kota David Prasetyo yang didampingi ketua KOK Kota Saifuddin. Selain juga simbolis penyerahan medali dan uang pembinaan kepada para atlet jualan dari 27 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Porkab Bojonegori sendiri diikuti 3535 atlet dari 28 Kecamatan yang bertanding di 27 cabang olahraga dan 156 nomor pertandingan. Kecamatan Bojonegoro keluar sebagai juara umum dengan mengumpulkan 35 emas, 22 perak serta 24 perunggu dengan total poin 208. Sementara Dander di posisi ketua dengan 18 emas, 10 perak dan 24 perunggu total poin 105. Sementara tempat ketiga adalah Kecamatan Trucuk dengan 12 emas, 10 perak dan 13 perunggu. Dan kecamatan Kapas dengan 10 emas, 11 perak dan 6 perunggu total poin 74 berapa di peringkat 4. (D/5)